Pengalaman Pertama Ditolak Nasabah

Tentang Aku

Pengalaman Pertama Ditolak Nasabah – Waktu itu saya masih ingat betul saat sy berkunjung ke rumah teman saya di Bekasi, Sejak dari rumah saya udah berniat menyarankan dia masuk asuransi, karena suaminya hanya membatu istrinya ini jualan dipasar. Saya langsung berfikir mereka butuh asuransi kalau tidak apa jadinya kalo tidak punya asurnasi dan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pikir saya.

pengalaman pertama ditolak nasabah

Setelah kami berbincang-bincang lama, saya pelan-pelan arahkan dia supaya beli asuransi, kamu harus punya asuransi walaupun sedikit supaya ada bakc up kalo sesuatu terjadi kepada suamimu kata saya. Dengan cueknya dia berkata nantilah masih banyak pengeluaran, belum ada dana untuk beli asuransi katanya.

Saya mengerti kenapa dia bilang seperti itu, karena dia baru membuka kios baru jadi mungkin banyak pengeluaran saat itu, tapi saya tekankan lagi bahwa semua pengeluarannya itu memang perlu. satu hal yang mau saya sampikan adalah, bagaimana kalo suatu saat amit-amitlah jangan sampai terjadi, semoga kita semua sehat2 aja panjang umur. Misalnya tiba-tiba terkena sakit kritis, kecelakaan atau cacat tetap bagaimana?

Apa ikhlas menghabiskan semua tabungan hanya untuk membayar biaya pengobatan? Uang yang selama ini susah payah dikumpulkan hanya untuk membayar biaya pengobatan?

Panjang lebar saya kasih pencerahan supaya dia beli Polis Asuransi ini, bukan untuk kebutuhan saya tetapi untuk kepentingan dia, saya sih pasti dapat komisi ya tp tujuan saya yang utama supaya dia punya proteksi untuk keluarganya, Kalo terjadi apa2 dia gak perlu bingung bagaimana selanjutnya dengan kedua anaknya yang masih kecil2.

Pegel sudah mulut saya rasanya tetapi untuk menghibur hatiku dia hanya bilang nanti seminggu lagi saya kabari ya, kalo mau ngambil pasti ke kamu kok katanya. Daripada hubungan saya rusak gara2 asuransi ini ya udah sy tutup pembicaraan mengenai asuransi sama dia. karena sbg teman dekat sdh seperti saudara, saya setengah memaksa supaya dia ngambil asuransi ini karena saya sayang sama dia.

Tidak sampai 1 bulan saya dengar kabar suami teman saya ini meninggal dunia, sakit tiba2 dia ngga ngasitau saya, mungkin dia malu karena udh dipaksa tapi gak mau beli asuransi saya kurang tau juga. Saya taunya suaminya meninggal dan ternyata sebelumnya sempat koma di RS selama 4 hari.

Begitu mendengar berita itu saya lemas, kesal, kecewa pada diri sendiri. Kenapa saya gak follow up lagi setelah dia janjikan seminggu lagi di kabarin… Ya sudahlah nasi sudah menjadi bubur, Seandainya dia mau membeli asuransi itu pas sy tawarkan dia pasti akan mendapat uang tunai yang lumayan cukup.

Karena suaminya sempat terkena sakit kritis sebelum meninggal. Seandainya dia beli dia dan anak2nya akan dapat uang pertanggungan 2 kali .  Inilah betapa mahalnya sebuah penundaan. Jangan sampai terjadi pada kita.

Bagi anda yang masih suka menunda2, saya hanya mengingatkan, belajarlah dari pengalaman orang lain. ambil hikmah dari pengalaman orang lain. Inilah pengalaman saya ditolak nasabah

Ingin segera menjadi nasabah?

Hubungi no yang tertera di website ini atau wa langsung ke 081388996638 (Hermilia)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *